بسم
الله الرحمن الرحيم
100 Hadits Hapalan (4)
Segala puji bagi
Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, kepada
keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari
Kiamat, amma ba’du:
Berikut lanjutan 100 Hadits Hapalan yang
disusun oleh Divisi Dakwah Al Jaliyat di Zulfi Saudi Arabia yang telah kami
terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Semoga Allah Azza wa Jalla menjadikan penerjemahan
risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin.
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ
اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَسِّرُوا وَلاَ تُعَسِّرُوا، وَبَشِّرُوا، وَلاَ
تُنَفِّرُوا»
66. Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Berikanlah kemudahan dan jangan menyusahkan. Berikanlah kabar gembira dan jangan menakut-nakuti”
(Muttafaq ‘alaih)
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ
اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: سَوُّوا صُفُوفَكُمْ، فَإِنَّ تَسْوِيَةَ
الصُّفُوفِ مِنْ إِقَامَةِ الصَّلاَةِ
67. Dari Anas radhiyallahu
‘anhu, dari Nabi shalallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Luruskanlah
shaf kalian! Karena lurusnya shaf termasuk mendirikan shalat.” (Muttafaq
‘alaih)
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ
اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ
اللهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا
أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا»
68. Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah ridha terhadap seorang hamba yang
setelah makan memuji-Nya atau setelah minum memuji-Nya.” (HR. Muslim)
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ
اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لاَ
يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ، حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ
وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ»
69. Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Tidak sempurna iman salah seorang di antara kamu sampai
aku lebih dicintainya daripada ayahnya, anaknya, dan manusia semuanya.” (Muttafaq
‘alaih)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا
زَالَ جِبْرِيلُ يُوصِينِي بِالْجَارِ، حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ»
70. Dari Ibnu Umar
radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda, “Jibril senantiasa berpesan kepadaku untuk berbuat baik kepada
tetangga sehingga aku mengira, ia akan menjadikannya ahli waris.” (Muttafaq
‘alaih)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا»
71. Dari Ibnu Umar
radhiyallahu anhuma ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda, “Jadikanlah akhir shalatmu di malam hari adalah witir.” (Muttafaq
‘alaih)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا
يَزَالُ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ، حَتَّى يَأْتِيَ يَوْمَ القِيَامَةِ لَيْسَ
فِي وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ»
72. Dari Ibnu Umar
radhiyallahu ‘anhuma ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda, “Seseorang yang selalu meminta-minta kepada manusia akan datang pada
hari Kiamat dalam keadaan di wajahnya tidak ada sepotong daging pun.” (Muttafaq
‘alaih)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الَّذِي
تَفُوتُهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ، كَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُ»
73. Dari Ibnu Umar
radhiyallahu ‘anhuma ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda, “Orang yang tertinggal dari shalat Ashar seakan-akan kehilangan
keluarga dan hartanya.” (Muttafaq ‘alaih)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «المُسْلِمُ
أَخُو المُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يُسْلِمُهُ، وَمَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ
أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِي حَاجَتِهِ، وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً،
فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ القِيَامَةِ، وَمَنْ
سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ القِيَامَةِ»
74.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang muslim adalah
saudara muslim lainnya; ia tidak boleh menzaliminya dan membiarkannya
terzalimi. Barang siapa yang berusaha memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah
akan memenuhi kebutuhannya. Barang siapa yang menghilangkan satu penderitaan
dari seorang muslim, maka Allah akan menghilangkan salah satu penderitaan pada
hari Kiamat, dan barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan
menutupi aibnya pada hari Kiamat.” (Muttafaq ‘alaih)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا،قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
بِمَنْكِبِي، فَقَالَ: «كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ
سَبِيلٍ»
75.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang pundakku dan
bersabda, “Jadilah kamu di dunia akan-akan engkau orang asing atau orang yang
melintasi suatu jalan.” (HR. Bukhari)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«الظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ القِيَامَةِ»
76.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kezaliman adalah beberapa
kegelapan pada hari Kiamat.” (HR. Bukhari)
عَنِ ابْنِ
عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «المُسْلِمُ
مَنْ سَلِمَ المُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ، وَالمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ
مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ»
77.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang muslim adalah
orang yang kaum muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan
orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang Allah.”
(HR. Bukhari)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلُّ
مُسْكِرٍ خَمْرٌ، وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ»
78.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap yang memabukkan
adalah khamr, dan setiap yang memabukkan adalah haram.” (HR. Muslim)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَبَرُّ
الْبِرِّ أَنْ يَصِلَ الرَّجُلُ وُدَّ أَبِيهِ»
79.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sikap berbakti kepada
orang tua yang terbaik adalah menyambung tali silaturrahim dengan kawan dekat
ayahnya.” (HR. Muslim)
عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ
النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " لاَ حَسَدَ إِلَّا فِي
اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ القُرْآنَ فَهُوَ يَتْلُوهُ آنَاءَ اللَّيْلِ
وَآنَاءَ النَّهَارِ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَهُوَ يُنْفِقُهُ آنَاءَ
اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ "
80.
Dari Salim, dari ayahnya, dari Nabi shallahu ‘alaihi wa
sallam, Beliau bersabda, “Tidak boleh iri kecuali dalam dua perkara, yaitu:
seorang yang Allah berikan (kemampuan hapal) Al Qur’an kepadanya, ia pun
membacanya di malam dan siang hari, dan seorang yang Allah berikan harta
kepadanya, ia pun menginfakkannya di malam dan siang.” (Muttafaq
‘alaih)
عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه، عَنْ
رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا تَأْكُلُوا
بِالشِّمَالِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِالشِّمَالِ»
81.
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Janganlah makan dengan tangan
kiri. Sesungguhnya setan makan dengan tangan kiri.” (HR. Muslim)
عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه، عَنْ
رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ
لَقِيَ اللهَ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَمَنْ لَقِيَهُ
يُشْرِكُ بِهِ دَخَلَ النَّارَ»
82.
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Barang siapa yang bertemu
dengan Allah dalam keadaan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu, maka dia akan
masuk surga, dan barang siapa yang bertemu dengan-Nya dalam keadaan
menyekutukan-Nya dengan sesuatu, maka dia akan masuk neraka.” (HR. Muslim)
عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه، عَنْ
رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ
بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ»
83.
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Sesungguhnya batas pemisah
antara seseorang dengan kemusyrikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.”
(HR. Muslim)
عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه، عَنْ
رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يُبْعَثُ
كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ»
84.
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Setiap hamba dibangkitkan
sesuai keadaan ketika meninggal dunianya.” (HR. Muslim)
عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ: «مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ، لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ
أَرْبَعِينَ لَيْلَةً»
85.
Dari sebagian istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam, dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Barang siapa
yang mendatangi peramal, lalu ia bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak
akan diterima shalatnya selama empat puluh hari.” (HR. Muslim)
Bersambung…
Wa shallallahu 'alaa nabiyyinaa Muhammad wa 'alaa aalihi
wa shahbihi wa sallam.
Penerjemah: Marwan bin Musa
0 komentar:
Posting Komentar